web log free

Analisa GBPUSD: Sterling Di Ambang Kegalauan

Pada hari Rabu, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengecewakan para pecinta greenback karena The Fed mengisyaratkan tidak ada kenaikan suku bunga selama 2019 dan hanya satu dorongan untuk 2020 dalam proyeksi terbaru mereka. Bank sentral AS sebelumnya memperkirakan dua peningkatan dalam suku bunga acuan Fed selama tahun ini. Tidak hanya bias kenaikan suku bunga, tetapi niat The Fed untuk berhenti menyesuaikan neraca pada akhir tahun dan memotong perkiraan pertumbuhan untuk tahun 2019 dan 2020 juga membebani USD.

Selama Kamis pagi, investor global terus menekankan pada kelemahan greenback sambil melihat GBP/USD di tengah beragam berita utama dari depan Brexit. Laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa UE mengharapkan dukungan House of Commons dari Inggris bahkan untuk permintaan perpanjangan Brexit tiga bulan yang diajukan oleh PM Inggris Theresa May.

Penjualan ritel bulan Februari dari Inggris dan pertemuan kebijakan moneter oleh Bank Inggris (BOE), diikuti oleh klaim pengangguran awal AS dan survei manufaktur Fed Philadelphia, dapat menarik perhatian trader untuk arahan lebih lanjut. Penjualan ritel Inggris, inti dari PDB Inggris, kemungkinan akan mencatat kontraksi -0,4% dibandingkan + 1,1% jika mengikuti perkiraan MoM.

Baca Juga:  Analisis Teknis Harga Emas Berjangka

Secara tahunan, pertumbuhan penjualan ritel dapat melunak menjadi 3,3% dari 4,2%. Setelah rilis penjualan ritel 09:30 GMT, BOE bisa mendapatkan fokus pasar sebelum pertemuan kebijakan moneter pukul 12:00 GMT dan rilis risalah. Bank sentral Inggris kemungkinan tidak akan mengubah suku bunga saat ini sebesar 0,75% dan dana pelonggaran kuantitatif (QE) sebesar £ 435 miliar. Namun, risalah laporan akan mendapatkan lebih banyak perhatian untuk mencari sinyal untuk harapan bank sentral akan kebijakan moneter masa depan mengingat perkembangan Brexit.

Data terbaru dari Inggris kemungkinan mendukung kenaikan suku bunga. Di AS, klaim pengangguran awal untuk pekan yang berakhir pada 15 Maret dapat turun menjadi 225 ribu dari 229 ribu sementara survei manufaktur dari Philadelphia Fed dapat menandai angka +4,5 dibandingkan angka -4,1.

GBP/USD mengalami pergerakan harga yang tidak menentu yang di sebabkan oleh ketidakpastian drama brexit, pada hari ini GBP/USD berada pada level harga 1.3213 yang akan bergerak pada kisaran 20 pips atau 0.15% pada pergerakan bullish.

Sedangkan pada area pivot point, level support point 1 berada pada level 1.3136 dan support point 2 1.3078 bisa menjadi target untuk meraih profit yang cukup baik.

Baca Juga:  Analisa EURUSD - Semakin Merosot Jatuh

Analisa Teknikal GBPUSD

Harga 1.3213 21 Mar 12:33
Pergerakan 20 Pips (0.15%)
1st Support Point 1.3136
2nd Support Point 1.3078
Pivot Point 1.3204
1st Resistance Point 1.3261
2nd Resistance Point 1.3329

Indikator Teknikal

Pada indikator teknikal jelas memberikan gambaran bahwa pada level jangka pendek setidak-tidaknya akan bergerak sekitar 20% dalam posisi bullish, dan pada jangka menengah grafik mingguan memiliki peluang yang lebih besar untuk melakukan buy dengan peluang 75% lebih besar dari pendekatan jangka pendek, pada jangka panjang juga cukup menjadi perhatian agar tetap dalam pantauan ketika harga mengalami koreksi atau break yang kemungkinan besar masih tetap dalam trend bullish yang berpeluang hingga 67%. Sehingga rekomendasi analisa teknikal hari ini. untuk posisi yang bisa dilakukan adalah melakukan open posisi buy pada perdagangan GBP/USD.

Short Term 20% Buy
Mid Term 75% Buy
Long Term 67% Buy
Rekomendasi 56% Buy
Jangka Pendek /Short Term (Antara 1-7 Hari) 20% Buy
trendspotter buy
7 day average directional indicator sell
10-8 day MA hilo channel hold
20 day MA VS Price buy
20-50 Day MACD oscillator buy
20 Day Bollinger Bands hold
Baca Juga:  Analisa Prospek Semua Pair Mingguan Pada 18 - 22 Maret 2019
Jangka Menengah /Mid Term (Antara 2-4 Minggu) 75% Buy
40 Day commodity channel index hold
50 Day MA VS Price buy
20-100 Day MACD oscillator buy
50 Day parabolic time/price buy
20-50 Day MACD oscillator buy
Jangka Panjang / Long Term (Antara 1-3 Bulan) 67% Buy
60 Day commodity channel index hold
100 Day MA VS Price buy
50-100 Day MACD oscillator buy

Artikel Populer

Bagikan ke:

DISCLAIMER
www.seputarduniaforex.com menyajikan informasi teractual dan terpercaya seputar dunia forex yang ditulis oleh para trader dan analis forex profesional.
Trading Forex, CFD, Komoditas, Saham dan Crypto Currency adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
Semua informasi, berita dan analisa forex yang ada di seputarduniaforex.com tidak dijamin 100% akurasinya.


Tentang | Kontak | Privacy Policy | TOS | Sitemap